Tips Cepat Menulis dan Publish di Jurnal Nasional Terindeks

Halo, saat ini kita akan mendiskusikan bagaimana cara kita dengan mudah untuk menulis bahkan publish di jurnal nasional terindeks. Jurnal yang dimaksud ini adalah jurnal dalam lingkup penelitian. Jadi, ketika kita telah melakukan penelitian atau bahkan masih ditahapan akan melakukan suatu penelitian dapat kita buat dalam jurnal. Sebetulnya untuk apa kita memerlukan publikasi jurnal ini? 

Mungkin sebagian besar hanya berpikir bahwa jurnal penelitian ini hanya sebagai suatu syarat dalam hal akademisi saja. Syarat untuk beberapa dosen atau mahasiswa dalam hal administrasi misalnya. Harus kita tahu bahwa publikasi jurnal ini tentunya untuk memberitahukan juga kepada khalayak luar bahwa apa yang telah kita teliti atau gagasan kita ini memang layak untuk dipublikasikan agar nantinya juga dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara kita. 

Menulis terkadang menjadi momok kebanyakan orang. Apalagi menulis sekripsi atau thesis. Suka melakukan penelitian tapi tidak suka untuk menulis. Padahal effort kita untuk melakukan penelitian itu lebih besar daripada kita harus menulis sebetulnya. Terlebih penelitian yang memang sudah selesai dilakukan, berarti hanya semacam memberikan laporan saja. Namun, bagaimana jika penelitian kita baru dimulai hanya sebatas gagasan saja? Jangan khawatir, karena hal ini juga dapat kita tulis sebagai jurnal juga. Ok, kita mulai bagaimana kita perlu menulis. 

Saat akan menulis hal yang termudah adalah kita harus mengumpulkan niat kita yang besar untuk menulis dan juga membaca. Karena menulis jurnal dan membaca jurnal ini adalah hal utama yang akan saling terkait nantinya. 

Jurnal Terindeks

Terkadang kita hanya perlu membaca terlebih dahulu untuk mengumpulkan ide atau topik dari penelitian kita. Ya karena seperti yang sudah saya sampaikan, bahkan gagasan saja bisa kita jurnalkan. Biasanya kita dapat sebut sebagai Literature Review. Jadi, kita membuat suatu gagasan baru dari beberapa artikel, jurnal atau paper yang kita baca sebelumnya. Kita bisa mengumpulkannya dengan cara membuat tabel perbandingan satu sama lainnya untuk menemukan satu gagasan baru. Tabel ini bisa berisi :

  1. Nama jurnal, penulis, judul hingga tahun terbit. Tahun terbit ini juga perlu diperhatikan karena tulisan baru harus berdasarkan penelitian dalam 5 tahun kebelakang. Hal ini difokuskan agar penelitian yang dilakukan tetap senantiasa selalu up-to-date. Baik dari segi teknologi maupun dari segi perkembangan ilmunya.
  2. Metode yang dipergunakan dalam penelitian tersebut.
  3. Kelebihan kekurangan dari metode yang digunakan dalam artikel/jurnal/paper yang dijadikan acuan.
  4. Hasil dari penelitian tersebut. 

Baca juga : Tips Mudah Menulis Skripsi dan Thesis

Baca juga : Daftar Perguruan Tinggi Terbaik di Amerika

Note. Sedikit tips juga ketika kita mencari sebuah artikel/jurnal/paper terkait bisa kita baca terlebih dahulu bagian abstraknya dan juga kesimpulannya. Hal ini sebagai filter utama agar kita juga dapat menghemat waktu dan tentunya tidak menjadi malas dalam membaca. Jangan lupa untuk menyimpan segala bentuk artikel/jurnal/paper yang sudah dibaca dalam Mendeley (aplikasi yang open source/free/gratis digunakan) untuk mempermudah dalam nantinya membuat daftar pustaka.

Baca Juga :   Traveling di Alam, Ini 12 Tips nya

Dari sinilah kita bisa mengembangkan sisi penulisan kita. Karena setelah kita sudah mengetahui topik yang akan kita bahas kita akan tahu topik besar penelitian kita ke arah mana. Jadi, kita bisa memilih tempat publikasi mana yang akan kita tuju. Tempat publikasi ini juga dapat kita sesuaikan dengan waktu publikasinya. Apakah kita perlu publikasi cepat atau publikasi sesuai dengan ranking indeksnya, bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan kita masing-masing. Selain itu, beberapa publikasi juga memiliki template penulisan yang berbeda-beda juga. Namun, saya biasanya tidak menjadikan ini hal yang utama karena hal yang terpenting dalam menulis jurnal adalah pada isinya sehingga isi yang lebih perlu diperhatikan. Dalam hal menulis ini, biasanya hal utama yang saya tuliskan sebagai outline adalah

  1. Judul
  2. Abstrak
  3. Pendahuluan
  4. Kajian Terdahulu
  5. Metode Penelitian
  6. Hasil dan Pembahasan
  7. Kesimpulan dan Saran Penelitian

Ketika sudah menuliskan ini nantinya kita hanya perlu menuangkan apa yang akan kita tuliskan saja. Judul bisa kita buat di awal atau bahkan kita dapat membuat pilihan dari judul berdasarkan kata kunci yang sudah kita tentukan sebelumnya. 

Baca juga : Tips Mudah Mengusai Bahasa Inggris

Sementara abstrak, dapat kita susun juga dengan cara berikut:

  1. Masalah yang ingin disolusikan. Ya, memang kita melakukan penelitian inikan berdasarkan dari permasalahan yang ada. Masalah yang kita dapatkan dari hasil survey, masalah yang kita dapat dari data lingkungan, masalah yang kita dapat dari hasil membaca tadi agar kita bisa mendapatkan suatu gagasan baru, yang tentunya berdasarkan fakta lapangan dan harus dalam betuk realita bahkan ada data yang jelas. 
  2. Metode yang telah digagas dari kajian terdahulu, kekurangannya apa dapat kita sebutkan secara singkat. Hal ini biasanya karena di era sekarang ini kita hanya perlu melakukan pengembangan saja tanpa perlu membuat satu ide baru yang fresh. Asal kita tidak melakukan copy-paste namun memang melakukan pengembangan ide. 
  3. Metode yang diusulkan atau gagasan yang diusulkan.
  4. Hasil dan pembahasan 
  5. Kesimpulan
Baca Juga :   Tips Murah dan Mudah Naik Kereta Api

Semoga bermanfaat!!