Tips Mudah Menulis Skripsi dan Thesis

Daftar Isi

Halo semuanya. Pada artikel kali ini kita akan mendiskusikan mengenai menulis skrispi dan thesis. Dua hal ini terkadang menjadi momok besar yang selalu menghantui sebagian orang orang memiliki kesempatan untuk melanjutkan studinya hingga ke jenjang sarjana maupun master (S1 dan S2). Skripsi dan Thesis inilah step terakhir yang hanya tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan gelar sarjana maupun master. Jadi, sungguh disayangkan apabila menyerah di saat perjuangan terakhir ini. Menulis skripsi maupun thesis sebetulnya tidaklah sulit ketika kita cukup meluangkan waktu untuk fokus sejenak khusus untuk proses penyusunan dari skripsi dan thesis ini. 

Tips Mudah Menulis Skripsi dan Thesis

Cara Mudah Menulis Skripsi dan Thesis

Skripsi biasanya akan dibebankan untuk mahasiswa yang akan meraih gelar sarjananya sementara thesis akan dibebankan untuk mahasiswa dalam meraih gelar masternya. Sama halnya dalam menulis jurnal maupun paper, ketika kita menulis baik skripsi maupun thesis akan melibatkan suatu penelitian berdasarkan dari permasalahan yang ada disekitar kita. Baik permasalahan yang sudah ada sebelumnya kemudian kita berikan gagasan baru atau mengembangkan gagasan yang sudah ada berdasarkan saran dan masukan peneliti sebelumnya. Maupun permasalahan berdasarkan hasil survey ataupun data-data dari fakta dunia yang berasal dari sumber yang terpercaya.

Baca juga : Tips Cepat Menulis Jurnal dan Publish Paper

Baca juga : Daftar Kampus Terbaik di Germany

Beberapa mahasiswa sering menemui kesulitan ketika mencari topik penelitian. Menulis skripsi dan thesis kalau dikaji lebih mendalam, terkadang hanya memiliki perbedaan yang tidak banyak. Misal hanya pada tujuan penelitian yang lebih sedikit kompleks, atau bisa juga dalam hal metode yang digunakan tidak hanya sekedar implementasi tapi harus dilakukan uji lain dengan metode atau algoritma lainnya. Perbedaan yang sebetulnya tidak terlalu signifikan. Bahkan ada beberapa kasus tidak memiliki letak perbedaan karena tergantung dari dosen pembimbing, penguji maupun syarat yang telah ditentukan sebagai patokan untuk diluluskan dari masing-masing institusi. 

Baca Juga :   Perancangan Antarmuka

Pemilihan Topik Penelitian

Pemilihan topik penelitian ini tidak perlu sesuatu hal yang baru. Bisa jadi gagasan yang kita buat bisa berasal dari pengembangan dari gagasan-gagasan yang telah ada sebelumnya. Jadi, kembali lagi, bahwa meluangkan waktu untuk membaca itu terkadang memang diperlukan. Selain itu, topik ini bisa kita dapatkan dari penelitian-penelitian dosen. Kita bisa mencari topik dengan bertanya langsung dengan dosen. Bisa juga kita mendapatkan topik dari permasalahan-permasalahan yang terjadi disekeliling kita. Kita hanya perlu mencari faktanya dengan melakukan survey maupun mencari data-data lainnya yang relevan yang bisa kita dapatkan dari sumber yang terpercaya. Ketika kita sudah mendapatkan topik penelitian ini beserta permasalahannya akan lebih memudahkan dalam hal penulisan nantinya. 

Tinjauan Penelitian Terdahulu

Pencarian tinjauan penelitian terdahulu ini dapat kita cari berdasarkan kata kunci dari topik penelitian yang telah kita dapatkan. Selain itu, dapat kita cari juga berdasarkan dari permasalahan yang ada. Kata kunci yang kita jadikan acuan tidak perlu terbatas dalam satu lingkup saja. Kita bisa kembangkan lagi agar lebih banyak kajian yang dapat kita peroleh sebagai pembanding maupun memperkuat hasil dari gagasan yang kita usulkan ini. Misal topiknya berbeda, namun ruang lingkup permasalahan sama dengan metode yang berbeda bisa kita pergunakan juga. Berarti metode-metode penelitian yang digunakan dapat beragam. Kita bisa membuat suatu tabel perbandingan untuk melakukan penelitian ini. Tabel penelitian dapat disusun sama halnya ketika menulis jurnal atau paper. Selain itu, kita bisa melakukannya dengan membaca buku atau artikel yang memang dari sumber terpercaya. 

Baca juga : Tips Cepat Menulis Jurnal dan Publish Paper

Metode Penelitian

Dalam penulisan metode penelitian ini, akan lebih mudah ketika kita menggambar alur penelitiannya secara lebih detail. Alur penelitian ini dapat berupa diagram alir/flowchart, kerangka penelitian/research framework, atau skema penelitian. Penyusunan langkah pada metode penelitian ini hanya perlu disamakan dengan langkah-langkah dalam pelaksanaan dari penelitian tersebut. Apa yang sebetulnya akan atau telah kita lakukan saat penelitian. Biasanya tahapan ini akan berisikan:

  1. Subjek dan objek penelitian. Siapa dan atau apa yang akan kita jadikan subjek dan objek dari penelitian kita.
  2. Studi pustaka dan kajian terdahulu.
  3. Metode yang digunakan atau dikembangkan. Jika kita menggembangkan suatu metode dari penelitian sebelumnya, disini dapat diberikan highlight untuk dijadikan pembeda dari penelitian kita dengan yang sebelumnya. Dari sisi mana yang dilakukan pengembangannya. Bisa dari jumlah datanya, bisa dari objek penelitiannya, bisa dari subjek penelitiannya, bahkan kita bisa menggunakan data yang sama namun dengan berbeda metode dari peneliti sebelumnya dengan menggunakan gagasan metode dari penelitian yang lainnya. Balik lagi, bahwa hal yang dapat kita kembangkan. Tidak perlu untuk memulai sesuatu yang baru kembali.
  4. Pengujian. Pengujian ini dapat dilakukan bergantung dari data yang didapatkan atau yang akan diolah. Pengujian ini dapat dilakukan dalam berbagai bentuk seperti dengan membagikan kuisioner atau semacam pengisian survey, atau memang menggunakan metode-metode pengujian yang ada. 
  5. Hasil dan pembahasan. Disini dapat dijabarkan hasil dari penelitian ini berupa apa. Apakah gagasan yang kita buat ini sudah layak sesuai dengan hasil uji yang telah dilakukan.
  6. Kesimpulan dan saran. Berisikan sesuai dari tujuan penelitian yang telah dituliskan sebelumnya. Jadi, isi dari kesimpulan harus sesuai dengan tujuan dari penelitiannya. Kemudian ditambahkan saran agar dapat dilakukan pengembangan oleh peneliti setelahnya.
Baca Juga :   Ide Judul Skripsi: Lansia dan Pengembangan Teknologi yang Bermanfaat untuk Mereka di Indonesia

Jadi, sebetulnya dalam menulis tidak perlu fokus kepada hal yang baru. Kita bisa melakukan ATM “Amati Tiru dan Modifikasi”. Tidak sebatas meniru namun perlu kita lakukan modifikasi atau pengembangan dari berbagai sisi. Karena masih banyak hal yang masih perlu disempurnakan tentunya. 

Semoga bermanfaat!!