Tutorial Membuat Landing Page untuk UMKM dengan WordPress menjadi salah satu panduan yang sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha kecil yang ingin meningkatkan penjualan secara online. Banyak UMKM sudah memiliki media sosial, tetapi belum memiliki landing page yang terstruktur untuk mengarahkan calon pelanggan melakukan pembelian atau konsultasi.
Landing page berbeda dengan website biasa. Jika website memiliki banyak halaman, landing page dirancang khusus untuk satu tujuan: konversi. Bisa untuk menjual produk, mengumpulkan leads, atau mengarahkan pelanggan ke WhatsApp.
Dengan WordPress, Anda bisa membuat landing page profesional dengan biaya minim dan tanpa perlu kemampuan coding.
Apa Itu Landing Page?
Landing page adalah halaman khusus yang dibuat untuk tujuan marketing tertentu. Biasanya pengunjung datang dari:
- Iklan Facebook atau Instagram
- Google Ads
- Link WhatsApp
- Bio Instagram
- Email marketing
Landing page memiliki fokus tunggal dan tidak banyak menu agar pengunjung tidak terdistraksi.
Mengapa UMKM Perlu Landing Page?
Banyak UMKM hanya mengandalkan marketplace atau media sosial. Padahal, landing page memiliki beberapa keunggulan:
- Meningkatkan kepercayaan pelanggan
- Mengontrol brand sendiri
- Bisa dikombinasikan dengan iklan
- Meningkatkan konversi penjualan
- Lebih profesional dibanding sekadar Instagram
Landing page juga membantu UMKM terlihat lebih serius dan terpercaya.

Persiapan Sebelum Membuat Landing Page
Sebelum masuk ke tutorial teknis, siapkan dulu beberapa hal berikut:
- Domain dan hosting
- WordPress terinstal
- Tujuan landing page jelas (jual produk / kumpulkan leads)
- Konten dan foto produk
Jika belum memiliki hosting, Anda bisa menggunakan paket shared hosting murah yang sudah termasuk WordPress installer.
Pastikan Anda sudah membeli domain dan hosting. Jika belum Anda bisa mengikuti tutorial untuk melakukan pembelian domain dan hosting murah berikut.
Cara Membeli Domain dan Hosting Murah di penyedia jasa menjadi topik yang banyak dicari oleh pemula yang ingin membuat website bisnis, blog, atau landing page. Banyak orang ingin memiliki website sendiri, tetapi bingung bagaimana cara membeli domain dan hosting dengan harga terjangkau.
Padahal, membeli domain dan hosting sebenarnya tidak sulit. Dengan budget minim, Anda sudah bisa memiliki website profesional yang siap digunakan untuk bisnis online.
Artikel ini akan membahas langkah-langkah membeli domain dan hosting murah, tips memilih penyedia terbaik, serta estimasi biaya yang perlu Anda siapkan.
Apa Itu Domain dan Hosting?
Sebelum membeli, penting memahami perbedaannya.
Domain adalah alamat website Anda. Contohnya:
www.namabisnis.com
Hosting adalah tempat penyimpanan data website seperti gambar, file, dan database.
Tanpa domain dan hosting, website tidak bisa diakses oleh pengunjung.
Mengapa Memilih Hosting Indonesia?
Bagi UMKM dan pebisnis lokal, memilih hosting Indonesia memiliki beberapa keuntungan:
- Server lebih dekat dengan pengunjung lokal
- Loading lebih cepat
- Support berbahasa Indonesia
- Metode pembayaran lokal
Beberapa penyedia hosting populer di Indonesia antara lain Rumahweb, Idwebhost, Niagahoster, dan DomaiNesia.
Langkah-Langkah Cara Membeli Domain dan Hosting Murah
1. Tentukan Nama Domain yang Tepat
Nama domain harus:
- Mudah diingat
- Singkat
- Sesuai nama bisnis
- Tidak sulit dieja
Ekstensi domain yang populer:
- .com
- .id
- .co.id
- .online
Untuk bisnis, .com tetap menjadi pilihan terbaik.
2. Cek Ketersediaan Domain
Masuk ke website penyedia hosting seperti Rumahweb atau Idwebhost. Gunakan fitur pencarian domain untuk mengecek apakah nama domain masih tersedia.
Jika sudah terdaftar, coba variasi nama lain yang tetap relevan dengan bisnis Anda.
3. Pilih Paket Hosting yang Sesuai
Untuk pemula atau UMKM, cukup pilih paket:
- Shared Hosting
- Paket basic
- Kapasitas 1–2 GB sudah cukup
Pastikan paket tersebut sudah termasuk:
- SSL gratis
- Email bisnis
- Auto install WordPress
4. Bandingkan Harga dan Fitur
Jangan langsung membeli tanpa membandingkan.
Perhatikan:
- Harga per tahun
- Diskon promo
- Kapasitas storage
- Bandwidth
- Uptime server
Biasanya harga hosting murah mulai dari Rp 20.000–30.000 per bulan.
5. Daftar dan Buat Akun
Setelah memilih paket dan domain, klik beli dan buat akun dengan email aktif. Isi data dengan benar karena akan digunakan untuk verifikasi.
6. Lakukan Pembayaran
Metode pembayaran biasanya meliputi:
- Transfer bank
- Virtual account
- E-wallet
- Kartu kredit
Setelah pembayaran dikonfirmasi, domain dan hosting akan aktif.
Estimasi Biaya Membeli Domain dan Hosting Murah
Berikut perkiraan biaya:
- Domain .com: ± Rp 100.000 per tahun
- Hosting basic: ± Rp 300.000 per tahun
Total sekitar Rp 400.000 per tahun.
Biaya ini sangat terjangkau untuk memiliki website profesional.
Tips Mendapatkan Hosting Lebih Murah
Beberapa tips hemat:
- Manfaatkan promo diskon awal
- Pilih paket tahunan (lebih murah)
- Gunakan kupon diskon
- Ikuti promo akhir tahun
Namun tetap prioritaskan kualitas server.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Banyak pemula melakukan kesalahan berikut:
- Memilih hosting terlalu murah tanpa reputasi
- Tidak membaca detail paket
- Tidak memperhatikan biaya perpanjangan
- Tidak mengaktifkan SSL
Pastikan Anda memahami semua detail sebelum membeli.
Kapan Harus Upgrade Hosting?
Jika website mulai berkembang dan trafik meningkat, Anda bisa mempertimbangkan upgrade ke:
- Paket hosting lebih besar
- Cloud hosting
- VPS
Upgrade dilakukan ketika website mulai melambat atau kapasitas penuh.
Keuntungan Memiliki Domain Sendiri
Menggunakan domain sendiri memberikan manfaat:
- Terlihat profesional
- Lebih dipercaya pelanggan
- Mudah diingat
- Cocok untuk branding
Domain adalah investasi jangka panjang untuk bisnis.
Cara membeli domain dan hosting murah sebenarnya cukup mudah jika Anda memahami langkah-langkahnya. Dengan budget sekitar Rp 400.000 per tahun, Anda sudah bisa memiliki website profesional untuk bisnis atau blog.
Pilih penyedia hosting terpercaya, manfaatkan promo, dan pastikan paket sesuai kebutuhan. Website yang baik dimulai dari domain dan hosting yang tepat.
Mulailah dari paket basic, lalu upgrade sesuai pertumbuhan bisnis Anda.
Tutorial Membuat Landing Page untuk UMKM dengan WordPress
1. Install WordPress
Jika sudah membeli hosting, biasanya tersedia fitur auto install WordPress. Setelah instalasi selesai, login ke dashboard WordPress melalui:
namadomain.com/wp-admin
2. Install Theme Ringan dan Responsif
Gunakan theme ringan seperti:
- Astra
- Hello Theme
- GeneratePress
Theme ringan membantu kecepatan website dan SEO.
3. Install Page Builder (Opsional Tapi Direkomendasikan)
Untuk membuat landing page tanpa coding, gunakan page builder seperti:
- Elementor
- Gutenberg (default WordPress)
Elementor sangat populer karena mudah digunakan.
4. Buat Halaman Baru
Masuk ke:
Pages → Add New
Beri judul sesuai kebutuhan, misalnya:
- Promo Produk Herbal
- Jasa Desain Logo UMKM
- Konsultasi Digital Marketing
Klik Edit with Elementor jika menggunakan Elementor.
5. Susun Struktur Landing Page yang Efektif
Struktur yang ideal untuk UMKM adalah sebagai berikut:
Hero Section (Bagian Atas)
- Headline besar dan jelas
- Subheadline menjelaskan manfaat
- Tombol Call To Action (CTA)
Contoh:
“Solusi Herbal Alami untuk Menjaga Imunitas”
Tombol:
Pesan Sekarang
Section Masalah
Jelaskan masalah yang dialami calon pelanggan.
Section Solusi
Tawarkan produk atau jasa sebagai solusi.
Section Keunggulan
Sebutkan kelebihan produk Anda.
Section Testimoni
Tambahkan bukti sosial.
Section Call To Action
Tutup dengan tombol yang jelas:
“Hubungi Kami Sekarang”
6. Gunakan Tombol WhatsApp
Untuk UMKM, tombol WhatsApp sangat efektif. Gunakan plugin gratis untuk membuat tombol WA otomatis.
Contoh CTA:
Pesan Sekarang via WhatsApp
7. Optimalkan SEO Dasar
Agar landing page muncul di Google, lakukan optimasi dasar:
- Gunakan keyword di judul
- Tambahkan meta description
- Gunakan heading terstruktur (H1, H2, H3)
- Gunakan URL pendek
Contoh URL:
namadomain.com/landing-page-produk-herbal
8. Pastikan Mobile Friendly
Cek tampilan di smartphone. Pastikan:
- Teks mudah dibaca
- Tombol tidak terlalu kecil
- Gambar tidak terlalu besar
Mayoritas pelanggan UMKM mengakses melalui ponsel.
9. Perhatikan Kecepatan Website
Landing page lambat akan menurunkan konversi. Gunakan:
- Gambar terkompres
- Hosting cepat
- Plugin cache
Kecepatan website juga mempengaruhi ranking SEO.
10. Uji dan Evaluasi
Setelah landing page aktif:
- Bagikan link ke media sosial
- Gunakan untuk promosi
- Pantau jumlah klik dan pesan masuk
Evaluasi secara berkala untuk meningkatkan konversi.
Estimasi Biaya Membuat Landing Page UMKM
- Domain: ± Rp 100.000 per tahun
- Hosting: ± Rp 300.000 per tahun
- Theme: Gratis
- Plugin: Gratis
Total sekitar Rp 400.000 per tahun.
Biaya ini sangat terjangkau untuk investasi bisnis digital.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Beberapa kesalahan umum UMKM saat membuat landing page:
- Terlalu banyak teks
- Tidak ada CTA jelas
- Desain terlalu ramai
- Tidak fokus pada manfaat
- Tidak mobile friendly
Landing page yang efektif harus sederhana dan fokus.
Tutorial membuat landing page untuk UMKM dengan WordPress sebenarnya sangat mudah dan terjangkau. Dengan domain dan hosting murah, theme ringan, serta struktur yang tepat, Anda sudah bisa memiliki landing page profesional yang membantu meningkatkan penjualan.
Landing page bukan sekadar halaman website, tetapi alat marketing yang sangat powerful untuk meningkatkan konversi dan memperkuat branding UMKM.
Mulailah dari yang sederhana, optimalkan secara bertahap, dan gunakan landing page sebagai senjata utama promosi digital Anda.