SPF 15, Apakah Sudah Cukup?

Daftar Isi

Sunscreen mengandung Sun Protection Factor dan PA++ untuk memberikan perlindungan yang lebih lengkap terhadap sinar matahari, termasuk sinar UVB dan sinar UVA.

Sun Protection Factor mengukur tingkat perlindungan dari sinar UVB, yang merupakan penyebab utama terjadinya kulit terbakar. Angka SPF menunjukkan seberapa lama kulit Anda akan terlindungi dari sinar UVB sebelum terbakar dibandingkan dengan kulit yang tidak dilindungi. SPF tidak memberikan informasi tentang perlindungan terhadap sinar UVA.

SPF

SPF 15 Sudah Cukup Kah?

Sementara itu, PA++ adalah sistem penilaian yang umum digunakan di Jepang dan beberapa negara Asia untuk mengukur perlindungan terhadap sinar UVA. PA menunjukkan Protection Grade of UVA dan ditandai dengan jumlah “+” yang mengindikasikan tingkat perlindungan yang lebih tinggi. Semakin banyak tanda “+” diikuti oleh PA, semakin tinggi tingkat perlindungannya.

Dengan adanya kedua indikator tersebut, sunscreen memberikan perlindungan yang lebih komprehensif terhadap sinar matahari. SPF melindungi terhadap sinar UVB yang menyebabkan terbakarnya kulit, sementara PA++ memberikan perlindungan terhadap sinar UVA yang dapat menyebabkan penuaan dini, hiperpigmentasi, dan kerusakan kulit jangka panjang.

Penting untuk memilih sunscreen dengan SPF yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca Juga: Sunscreen untuk Perlindungan

Sun Protection Factor

Sun Protection Factor digunakan untuk mengukur tingkat perlindungan dari sinar UVB yang diberikan oleh sunscreen. Ini menunjukkan seberapa lama kulit Anda akan terlindungi dari sinar UVB sebelum terbakar dibandingkan dengan kulit yang tidak dilindungi.

Berikut adalah penjelasan mengenai angka SPF dan artinya:

  1. SPF 15: Memberikan perlindungan terhadap sinar UVB sekitar 93%, artinya kulit yang menggunakan sunscreen dengan SPF 15 akan membutuhkan waktu 15 kali lebih lama untuk terbakar dibandingkan dengan kulit yang tidak dilindungi.
  2. SPF 30: Memberikan perlindungan terhadap sinar UVB sekitar 97%, artinya kulit yang menggunakan sunscreen dengan SPF 30 akan membutuhkan waktu 30 kali lebih lama untuk terbakar dibandingkan dengan kulit yang tidak dilindungi.
  3. SPF 50: Memberikan perlindungan terhadap sinar UVB sekitar 98%, artinya kulit yang menggunakan sunscreen dengan SPF 50 akan membutuhkan waktu 50 kali lebih lama untuk terbakar dibandingkan dengan kulit yang tidak dilindungi.
Baca Juga :   Toner, Penting dan Perlukah ?

Angka ini hanya mengukur perlindungan terhadap sinar UVB, yang merupakan penyebab utama terjadinya kulit terbakar. Namun, penting untuk diingat bahwa SPF tidak memberikan indikasi perlindungan terhadap sinar UVA, yang juga dapat menyebabkan kerusakan kulit jangka panjang. Oleh karena itu, penting untuk memilih sunscreen dengan label “Broad Spectrum” atau “Spektrum Luas” yang memberikan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB.

Penting untuk diketahui bahwa SPF bukanlah ukuran kekuatan perlindungan secara linier. Perlindungan tambahan dari SPF yang lebih tinggi biasanya hanya sedikit lebih tinggi. Penting untuk mengaplikasikan sunscreen dengan jumlah yang cukup dan secara merata, serta mengulang pengaplikasian setiap 2 jam atau setelah berkeringat atau terkena air, terlepas dari angka SPF yang digunakan.

PA++

PA++ pada sunscreen merupakan sistem penilaian yang umum digunakan di Jepang dan beberapa negara Asia untuk mengukur perlindungan terhadap sinar UVA dari sunscreen. PA menunjukkan Protection Grade of UVA dan ditandai dengan jumlah “+” yang mengindikasikan tingkat perlindungan yang lebih tinggi. Semakin banyak tanda “+” diikuti oleh PA, semakin tinggi tingkat perlindungannya.

Berikut adalah penjelasan mengenai PA dan artinya:

  1. PA+: Menunjukkan perlindungan terendah terhadap sinar UVA, dengan faktor perlindungan rendah.
  2. PA++: Menunjukkan perlindungan sedang terhadap sinar UVA, dengan faktor perlindungan sedang.
  3. PA+++: Menunjukkan perlindungan tinggi terhadap sinar UVA, dengan faktor perlindungan tinggi.

Penilaian PA mengacu pada metode tes yang mengukur jumlah perlindungan terhadap sinar UVA dengan menggunakan PPD (Persistent Pigment Darkening) test. Semakin tinggi nilai PPD yang diperoleh, semakin tinggi tingkat perlindungan terhadap sinar UVA dan semakin banyak tanda “+” yang diberikan pada label sunscreen.

Meskipun sistem PA memberikan indikasi tingkat perlindungan terhadap sinar UVA, tetapi tidak memberikan informasi spesifik tentang persentase perlindungan. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan juga SPF (Sun Protection Factor) yang menunjukkan perlindungan terhadap sinar UVB.

Baca Juga :   Kulit Ku kok Berubah Warna, Kenapa Yaa?

Dalam memilih sunscreen, disarankan untuk mencari produk yang memiliki label “Broad Spectrum” atau “Spektrum Luas”, yang menunjukkan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB secara bersamaan. Selain itu, pastikan juga untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sunscreen dan mengaplikasikannya secara merata serta mengulang pengaplikasian sesuai dengan petunjuk yang diberikan.