Kenali 2 Bumbu Dasar dalam Masakan Nusantara

Daftar Isi

Dalam konteks masakan Nusantara, ada 2 bumbu dasar yang sering digunakan, yaitu bumbu merah dan bumbu putih. Keduanya memiliki perbedaan dalam penggunaan dan karakteristik. Berikut adalah perbedaan antara bumbu merah dan bumbu putih dalam masakan Nusantara:

  1. Bumbu Dasar Merah:
    • Bumbu dasar merah atau bumbu merah umumnya terdiri dari cabai merah yang digunakan untuk memberikan rasa pedas dan warna merah pada masakan.
    • Bumbu merah sering digunakan dalam hidangan pedas seperti sambal, gulai, atau rendang yang memiliki karakter pedas dan kaya rempah.
    • Biasanya bumbu merah terbuat dari cabai merah segar atau cabai kering yang diolah menjadi pasta atau saus sebagai bahan dasar dalam memasak.
    • Bumbu merah dapat memberikan warna merah yang mencolok pada masakan, menambahkan keindahan visual dan aroma pedas yang khas.
  2. Bumbu Dasar Putih:
    • Bumbu dasar putih atau bumbu putih biasanya merujuk pada bumbu yang berwarna putih atau memiliki rasa yang lebih ringan dan tidak terlalu pedas.
    • Bumbu putih sering melibatkan bahan-bahan seperti bawang putih, jahe, lengkuas, atau serai yang memberikan aroma segar dan rasa yang lezat pada masakan.
    • Bumbu putih digunakan dalam hidangan seperti sup, tumis, atau gulai yang memiliki karakteristik rasa yang lebih lembut dan tidak terlalu pedas.
    • Bumbu putih juga sering digunakan dalam hidangan berkuah seperti soto atau bakso untuk memberikan cita rasa yang khas.

Perbedaan utama antara bumbu merah dan bumbu putih adalah warna dan tingkat kepedasannya. Bumbu merah umumnya memberikan rasa pedas dan warna merah yang mencolok pada masakan, sementara bumbu putih memberikan rasa yang lebih ringan dengan warna yang lebih terang. Kedua bumbu ini saling melengkapi dalam menciptakan berbagai cita rasa dalam masakan Nusantara yang kaya dan beragam.

Membuat Bumbu Dasar Merah

Bahan:

  • Cabai merah segar atau cabai kering (sesuai preferensi Anda)
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Tomat (opsional)
  • Garam
bumbu dasar merah dan putih yang telah dihaluskan
ilustrasi : boladeli.id

Cara membuat:

  • Jika menggunakan cabai kering, rendam cabai dalam air panas selama beberapa menit hingga lembut. Jika menggunakan cabai segar, Anda dapat menghilangkan bijinya untuk mengurangi tingkat kepedasan.
  • Haluskan cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan tomat (jika menggunakan) menggunakan blender atau ulekan hingga membentuk pasta halus.
  • Panaskan sedikit minyak dalam wajan, kemudian tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga harum dan matang.
  • Tambahkan garam secukupnya sesuai selera.
  • Bumbu merah siap digunakan untuk masakan seperti sambal, rendang, gulai, atau hidangan lainnya yang membutuhkan rasa pedas dan warna merah yang khas.

Berikut adalah beberapa contoh masakan Nusantara yang menggunakan bumbu dasar merah:

  1. Ayam Goreng Kalasan: Ayam goreng Kalasan adalah hidangan khas Yogyakarta yang menggunakan bumbu merah sebagai dasar. Ayam direndam dalam campuran bumbu merah yang terdiri dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, dan rempah-rempah lainnya sebelum digoreng hingga renyah dan berwarna kecokelatan.
  2. Sambal Balado: Sambal Balado adalah sambal khas Padang yang menggunakan bumbu merah sebagai bahan dasar. Bumbu merah terdiri dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan tomat yang dihaluskan dan dimasak dalam minyak hingga matang. Sambal Balado memiliki cita rasa pedas, asam, dan sedikit manis.
  3. Pindang Meranjat: Pindang Meranjat adalah hidangan khas Palembang yang menggunakan bumbu merah sebagai dasar. Bumbu merah terdiri dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, dan rempah-rempah lainnya. Dalam hidangan ini, ikan atau seafood dimasak dalam kuah bumbu merah yang kaya rempah dan sedikit asam.
  4. Gulai Padang: Gulai Padang adalah hidangan kari khas Padang yang menggunakan bumbu merah sebagai bahan dasar. Bumbu merah terdiri dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, lengkuas, dan rempah-rempah lainnya. Dalam hidangan ini, daging atau sayuran dimasak dalam kuah gulai yang kaya rempah dan bumbu merah.
Baca Juga :   Istilah-istilah pada Android

Membuat Bumbu Dasar Putih

Bahan:

  • Bawang putih
  • Bawang merah (opsional)
  • Jahe
  • Lengkuas
  • Serai
  • Garam
ilustrasi : boladeli.id

Cara membuat:

  • Kupas dan haluskan bawang putih, bawang merah (jika digunakan), jahe, lengkuas, dan serai.
  • Dalam wajan dengan sedikit minyak, tumis bawang putih, bawang merah, jahe, lengkuas, dan serai yang telah dihaluskan hingga harum.
  • Tambahkan garam secukupnya sesuai selera.
  • Bumbu putih siap digunakan dalam masakan seperti sup, tumis, gulai, atau hidangan lainnya yang membutuhkan rasa yang lebih ringan dengan aroma yang lezat.

Beberapa contoh masakan Nusantara yang menggunakan bumbu dasar putih:

  1. Soto Ayam: Soto Ayam adalah hidangan sup ayam dengan kuah bening yang menggunakan bumbu putih sebagai dasar. Bumbu putih terdiri dari bawang putih, jahe, serai, daun salam, dan rempah-rempah lainnya yang dimasukkan dalam proses merebus ayam. Soto Ayam biasanya disajikan dengan mie, ayam suwir, tauge, daun seledri, dan bumbu pelengkap seperti sambal dan kecap manis.
  2. Sup Bening: Sup Bening adalah hidangan sup bening yang menggunakan bumbu putih sebagai dasar. Bumbu putih terdiri dari bawang putih, jahe, daun bawang, dan rempah-rempah lainnya yang dimasak bersama dengan sayuran seperti wortel, kembang kol, kacang polong, atau jamur.
  3. Sayur Lodeh: Sayur Lodeh adalah hidangan sayuran dengan kuah santan yang menggunakan bumbu putih sebagai dasar. Bumbu putih terdiri dari bawang putih, lengkuas, jahe, daun salam, dan rempah-rempah lainnya yang dimasak bersama dengan santan. Sayur-sayuran seperti labu siam, daun singkong, tahu, tempe, atau kacang panjang biasanya dimasukkan dalam hidangan ini.

Baca Juga : Perbaiki Reputasi Bisnis Anda dengan Jasa Review Google Maps yang Terpercaya