Sejarah Singkat Sistem Operasi Windows

Daftar Isi

Beberapa tahun terakhir ini, para pengguna komputer digemparkan dengan munculnya kehadiran Microsoft Windows. Microsoft Windows ini dikatakan sebagai suatu standar sistem penjedelaan pada sistem komputer pribadi.

Microsoft Windows diperkenalkan pertamakali oleh Microsoft Corporation sekitar tahun 1985. Pada awal peluncurannya, sistem operasi windows tersebut belum begitu mendapat tanggapan yang berarti dari para pengguna komputer. Baru pada tahun 1989 Microsoft meluncurkan Microsoft Windows 3.0 yang mulai menarik perhatian para pemakai komputer di seluruh dunia karena menawarkan satu alternatif sistem operasi multitasking yang menarik dengan interface berdasarkan grafis (GUI). Multitasking adalah pelaksanaan dua atau lebih tugas (task) secara bersama-sama dalam satu komputer. Dalam beberapa sistem operasi, suatu tugas adalah suatu unit dalam suatu program, dalam hal ini multitasking adalah ekuivalen dengan multiprogramming dalam suatu program.

Walupun Microsoft Windows merupakan sebuah sistem operasi, namun Microsoft windows tetap berjalan di bawah dukungan sistem operasi Dos (MS-DOS, PC-DOS, DR-DOS), sehingga untuk memudahkan user dalam mengoperasikan windows, user harus sudah mengenal dan pernah memakai DOS sebagai suatu sistem operasi. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memakai sistem windows, yaitu masalah gambar-gambar (icons) yang menyatakan bagian-bagian dari windows dan aplikasinya.

Baca juga : Proses Booting Pada Windows

Kebutuhan Sistem Windows

Untuk menjalankan sistem windows, terdapat beberapa perangkat keras dan perangkat lunak yang harus disediakan sehingga windows dapat berjalan dengan baik.

  1. Operating System (MS_DOS atau PC_DOS) yang disesuaikan dengan kebutuhan komputer.
  2. Komputer berbasis 486 ke atas dengan RAM yang disesuaikan.
  3. Sebuah display adapter (monitor) yang didukung oleh windows (dianjurkan memakai monitor VGA) atau super VGA. 
  4. Sebuah printer yang didukung oleh windows (untuk melakukan pencetakan melalui windows) 
  5. Sebuah mouse yang didukung oleh windows untuk memudahkan pengoperasian windows.

Pengertian Windows

Windows atau Jendela adalah bagian dari layar tampilan yang digunakan untuk menampilkan informasi yang berupa gambar dan/atau teks.

Baca Juga :   Samsung Galaxy Mini

Sistem operasi Windows adalah suatu sistem yang mempunyai kemampuan untuk melakukan proses multitasking, dimana ia dapat menlajankan dua program aplikasi atau lebih tanpa saling mengganggu.

Berikut ini beberapa fungsi windows yang bisa diperoleh bagi para pemakai komputer, diantaranya :

  1. Dengan windows kita akan dapat menjalankan program aplikasi tertentusetiap hari. 
  2. Dengan windows kita dapat mengelompokkan aplikasi pada saat yang bersamaan dan dapat dengan mudah untuk berpindah-pindah pekerjaan. 
  3. Dengan windows orang dapat memindahkan data dengan memakai clipboard yang ada dalam sistem windows dengan menggunakan fasilitas yang ada.

Tipe-tipe Windows beserta Aplikasinya

Dalam sistem windows terdapat tiga jenis window, yaitu:

1. Aktif Windows

Merupakan windows aplikasi maupun window group yang sedang aktif tetapi aktifnya tidak dalam kondisi maksimum.

2. Maximized Windows

Merupakan windows aplikasi maupun window group yang aktif dalam kondisi tampilan maksimum (window yang aktif dapat dimaksimumkan dengan menekan tombol maksimum yang ada pada sudut kanan atas dari window tersebut)

Baca juga : Wonderful Indonesia

3. Minimized Windows

Merupakan windows aplikasi maupun windows group yang aktif dalam kondisi minimum dan dinyatakan dengan icon yang sesuai dengan aplikasi atau group yang diminimumkan. Suatu aplikasi masih dapat aktif dalam kondisi minimum dan dalam hal aplikasi itu dikenal dengan istilah Backgraound Execution.

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, bahwa dengan sistem windows orang dapat menggunakan aplikasi program secara bersamaan. Untuk itu ada beberapa tipe-tipe aplikasi yang dapat dijalankan di bawah sistem window, yaitu:

  1. Windows Applications
    Merupakan program aplikasi yang dirancang khusus untuk Windows, sehingga hanya bisa dijalankan di bawah windows. Contoh: Aplikasi Microsoft Office.
  2. Older Windows Applications
    Merupakan program aplikasi yang dirancang untuk windows sebelum versi 3.0.
  3. Non-Windows Applications
    Merupakan program aplikasi yang dirancang untuk sistem operasi DOS, sebagian besar dari program aplikasi dapat dijalankan di bawah sistem windows. Contoh: program Norton Commander (NC).
  4. Memory Resident Program
    Program-program jenis ini tergolong dalam Non-Windows Applications, tetapi sifatnya berbeda dengan program-program aplikasi yang lainnya. Program memori resident ini akan menetap di memori setiap program jenis ini dijalankan.

Baca juga : Sejarah Sistem Operasi

Bentuk Kursor

Dalam implementasi sistem penjedelaan, maka dialog antar manusia dan komputer terwujud melalui simbol-simbol tertentu.

Baca Juga :   Cara Mendapatkan Uang Dari Tiktok

Tujuan dibuatnya Mouse: memberitahukan kepada user bahwa pada setiap saat ia dapat mengubah ukuran jendela dinamis dan menggesernya ke lokasi yang lain, dan pada saat ia tidak dapat mengubahnya, maka diperlukan satu tanda khusus yang muncul pada layar yang memberitahukan kepada user yang dapat atau tidak dapat ia kerjakan saat itu.

Ada beberapa istilah yang mutlak dipahami oleh user dalam menggunakan mouse untuk pengoperasian windows, yaitu:

  1. Klik. Yang dimaksud dengan proses klicking ini adalah dengan menekan tombol kiri mouse satu kali dan melepasnya dengan cepat. 
  2. Double-Klik adalah menekan tombol kiri mouse dua kali dan melepasnya dengan cepat. 
  3. Drag dan Drop. Yang dimaksud dengan proses drragging dan Dropping adalah menekan tombol kiri mouse sambil menggerakkan mouse ke tempat tertentu dan kemudian melepasnya.
  4. Point. Proses pointing adalah membawa mouse pointer ke bagian tertentu dari window yang diinginkan.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Windows

Manfaat yang dapat diperoleh dengan pemanfaatan sistem window adalah sebagai berikut:

  1. Penampilan lebih banyak informasi. Dengan sistem penjendelaan seorang pengguna dapat menampilkan sejumlah informasi yang berbeda pada masing-masing jendela. Sehingga pada saat yang bersamaan ia dapat melihat berbagai informasi berbeda satu sama lain.
  2. Pengaksesan banyak sumber informasi. Karena sistem penjedelaan dapat menampilkan sejumlah informasi yang berbeda, masing-masing pada jendela yang berbeda, pada saat yang sama, maka secara bersamaan user dapat mengakses sumber informasi yang berbeda pula. Informasi-informasi tersebut dapat berupa informasi numerik, maupun informasi grafis yang dapat dilakukan oleh berbagai bermacam perangkat lunak.
  3. Pengkombinasian berbagai sumber informasi Karena user dapat mengakses berbagai sumber informasi, maka ia dapat mengkombinasikan sumber-sumber informasi untuk mendapatkan suatu kesatuan informasi yang bulat.
  4. Pengontrolan bebas atas sejumlah program. Dapat mengontrol aktivitas berbagai sumber informasi yang tampil dari berbagai program, sehingga antar program yang satu dengan yang lain tidak saling mengganggu.
  5. Pengingatan. Dengan adanya jendela yang menampilkan informasi waktu, maka user akan selalu diingatkan kapan ia harus berhenti beraktivitas, dan kapan harus bekerja lagi.
  6. Command context. Jendela dapat berfungsi untuk menampilkan indikasi adanya comment context, yaitu adanya berbagai perintah dan tombol-tombol yang mempunyai interpretasi yang berbeda-beda, sehingga kita dapat membuat program yang lebih modular.
  7. Penyajian jamak. Jendela-jendela yang ada di dalam suatu sistem window, khususnya yang menggunakan jendela dua dimensi dan dua setengah dimensi, dapat digunakan untuk menampilkan berbagai informasi dari sebuah program yang sedang dieksekusi.
Baca Juga :   Daftar Universitas Terbaik di Yogyakarta

Kekurangan dari Sistem Penjendelaan :

  1. Sistem penjendelaan harus dioperasikan dengan mode grafik. 
  2. Untuk informasi grafis, maka dengan sistem penjedelaan akan membutuhkan kapasitas yang sangat besar.
  3. Untuk solusi grafis membutuhkan resolusi yang sangat besar dengan memori yang sangat besar juga.
  4. Besarnya kecepatan sistem penjendelaan tergantung kepada besarnya kapasitas memori.

Berdasarkan kelebihan dan kekurangan yang ada dari sistem penjendelaan tersebut, maka bukan berarti peminat terhadap sistem window ini menjadi berkurang. Bahkan saat ini sistem windows tertus mengalami pengembangan. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya program aplikasi yang dijalankan di bawah sistem operasi ini.

Semoga bermanfaat!!