Pentingnya Bahasa Inggris Setelah Lulus Kuliah

Halo semua. 

Pada artikel kali ini, saya akan membagikan kenapa bahasa inggris itu penting setelah kuliah. Bahasa Inggris memang bukan menjadi bahasa utama atau bahkan bahasa keseharian yang digunakan di negara kita, Indonesia ini. Karena bahasa utama kita, bahasa nasional kita adalah Bahasa Indonesia. Bahasa nasional ini memang berbeda dengan bahasa ibu ya. Bahasa ibu ini biasanya tergantung darimana kita tinggal, lingkungan kita berada. Kita tahu bahwa kita berada dalam satu negara yang sama namun terdiri dari ribuan bahasa daerah. Ya, kita memang berbeda-beda namun disatukan oleh satu bahasa yaitu bahasa Indonesia. 

Ok, selain bahasa Indonesia yang tentunya penting bagi kita untuk menjadi sarana komunikasi utama kita. Namun, pada kenyataannya di era revolusi industri 4.0 ini ternyata bahasa inggris juga menjadi tidak kalah pentingnya juga. 

Kenapa Bahasa Inggris itu Penting?

Bahkan bahasa inggris di sebagian besar perguruan tinggi menjadi prasyarat utama yang diwajibkan kepada mahasiswanya sebelum lulus kuliah untuk setidaknya memiliki sertifikat bahasa inggris dengan minimal skor nilai yang telah ditentukan (berbeda PT akan memiliki syarat nilai yang berbeda). Terus mengapa bahasa inggris bahkan menjadi prasyarat utama yang kembali lagi bahkan negara kita saja bahasa utamanya bukan itu. 

Bahasa inggris ini merupakan bahasa pemersatu juga, walaupun bukan menjadi hal utama untuk pemersatu kita dalam berkomunikasi di negara kita sendiri, namun menjadi pemersatu kita berkomunikasi antar penduduk di dunia. 

Baca juga : Tips Mudah Mengusai Bahasa Inggris

Setelah lulus kuliah tentunya kita ingin kerja sesuai dengan harapan kita, impian kita, mengejar cita-cita kita agar dapat membahagiakan orang-orang yang kita sayangi. Bahasa inggris ini juga menjadi prasyarat utama yang kadang diselipkan beberapa perusahaan besar untuk dijadikan patokan utamanya. Ya, tentunya kemajuan teknologi berperan penting juga dalam penggunaan bahasa inggris ini. Contohnya ketika ada pengembangan sebuah aplikasi atau mesin-mesin yang digunakan di industri besar, lebih menggunakan bahasa inggris daripada bahasa kita. Karena pengembang utama memberikan modul dalam bentuk bahasa inggris, dalam tata cara penggunaannya misalnya. 

Baca Juga :   UU KIA Di Sahkan : Hak Cuti Ibu Melahirkan jadi 6 Bulan dan Ayah Juga Dapat Hak Cuti!

Walaupun tidak dituntut untuk mengusai bahasa inggris sampai tahap Fluent atau sudah seperti layaknya orang yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa utamanya, asal mengetahui arti atau dapat mengerti sesuai dengan kebutuhan sudah cukup. Oleh karena itu, kebutuhan atau prasyarat penggunaan bahasa inggris ini akan disesuaikan dengan kebutuhan juga. 

Kalau kita mau melanjutkan studi kita lagi ke jenjang berikutnya seperti Master (S2) atau bahkan PhD (S3) tentunya skor akan berbeda dengan prasyarat yang digunakan di perusahaan dalam negeri lainnya. Bahkan jika kita melanjutkan studi berada di perguruan tinggi dalam negeri pun akan berbeda ketika kita akan melanjutkan studi di luar negeri. Tentunya kalau berada di luar negeri kita akan lebih gunakan untuk dapat berkomunikasi dengan orang dari penduduk negara lain yang berbeda bahasa utamanya. 

Baca juga : Tips Mudah Menulis Skripsi dan Thesis

Jadi, kebutuhan dalam penguasaan bahasa inggris ini bergantung kepada kebutuhan kita juga nantinya dipergunakan untuk apa. Namun, memang sebaiknya kita menguasai dasar dari bahasa inggris, bukan untuk dijadikan prasyarat lulus kuliah, saat melamar kerja atau bahkan untuk studi lanjut. Ya, dapat kita gunakan juga dalam keseharian yang memang kita sedang berada di era itu. 

Kita bermain game di smartphone kita saja, bahasa utamanya adalah bahasa inggris. Pentingnya bahasa inggris ini menjadi hal utama yang perlu juga kita pelajari tanpa harus melupakan bahasa utama kita sendiri. 

Semoga bermanfaat!!