Contoh Algoritma dalam Kehidupan Sehari-hari

Daftar Isi

Kita pasti asing ketika mendengar kata Algoritma. Kadang kita mengira algoritma yang dimaksud sama dengan Logaritma. Padahal arti dari kedua kata ini sangat berbeda. Logaritma merupakan operasi matematika yang merupakan kebalikan dari eksponen atau pemangkatan. Sementara Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis untuk menyelesaikan suatu masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Kata Logis merupakan kata kunci dalam Algoritma karena langkah-langkah dalam Algoritma harus bersifat logis (nyata) dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar. Sebelum kita membuat sebuah algoritma, alangkah baiknya kita mengetahui masalah terlebih dahulu (jika belum ada sebuah permasalah kita dapat menetukan sendiri permasalahnya) , barulah  kita  mendefinisikan dan menganalisa masalah tersebut. Setelah itu kita dapat menentukan mana yg merupakan input (masukkan), output (keluaran), proses pengolahan data maupun penyimpanan data.

Dan berikut adalah contoh-contoh algoritma dan bukan algoritma, sehingga memudahkan kita untuk membedakan mana yang algoritma atau bukan dan kita lebih tau algoritma itu seperti apa.

 

Contoh Algoritma 1

A) Rumusan masalah

Aku harus mengirim surat kepada sahabat penaku  yang berada di Jakarta. Aku harus menuliskan alamat sahabat penaku yg ada di Jakarta dibagian depan amplop dan alamat rumahku dibagian belakang amplop suratnya. Namun, aku tidak tahu jumlah perangko yang harus aku tempel di sisi kiri atas amplop. Jadi, aku harus pergi ke kantor pos terlebih dahulu. Sesampainya kantor pos, aku langsung menuju ke loket pengiriman surat. Aku beruntung tidak perlu mengantri karena dikantor pos sepi. Aku serahkan surat itu kepada penjaga loket, oleh penjaga loket suratku diberi perangko sesuai dengan tujuan surat yang aku buat untuk sahabatku. Dan suratku siap dikirim oleh tukang pos.

Baca Juga :   Algoritma dan Program Mencari Titik Tengah Sebuah Garis dengan C++

B) Algoritma

  1. Aku menyiapkan surat yang akan aku kirimkan.
  2. Aku menuliskan alamat sahabatku dibagian depan amplop dan alamat rumahku dibagian belakang amplop.
  3. Aku pergi ke kantor pos.
  4. Menuju ke loket dan menyerahkan surat agar diberi perangko sesuai dengan tujuan surat.
  5. Surat siap dikirim.

Contoh Algoritma 2

A) Rumusan masalah

Menentukan sebuah bilangan bulat, apakah merupakan bilangan genap atau ganjil ? Dengan cara, bilangan di mod 2   Jika, hasilnya sama dengan 0 maka bilangan tersebut adalah bilangan genap. Dan apabila hasilnya selain 0 maka bilangan tersebut adalah bilangan ganjil.

B) Algoritma

1. Tentukan sebuah bilangan bulat.
2. Bilangan mod 2 .
3. Jika, hasilnya sama dengan 0 maka bilangan tersebut adalah bilangan genap. Dan jika hasilnya selain 0 maka bilangan tersebut bilangan ganjil

Contoh bukan algoritma
Saya ingin minum susu coklat.
1. Saya menyiapkan gelas dan susu coklat bubuk.
2. Tambahkan air panas dan gula.
3. Tambahkan air mineral.
4. Susu coklat siap diminum.

Contoh di atas bukan merupakan algoritma karena prosesnya kurang jelas (tidak lengkap) dan tidak berurutan, sehingga menyebabkan langkah-langkah tersebut tidak logis.

Contoh Program Sederhana
Menentukan suatu bilangan bulat apakah bilangan genap atau ganjil


#include <iostream>
int main () {
int a;
cout<<"masukkan nilai a = ";
cin>>a;
if(a % 2 == 0)
cout<<a<<" adalah bil.genap";
else
cout<<a<<" adalah bil.ganjil";
return 0;
}

Semoga bermanfaat!!

Baca juga : Peluang Bisnis 2023

Baca juga : Daftar Kampus Terfavorit di Yogyakarta